Wednesday, August 19, 2009

Aku tahu...

Aku tahu...
Bahwa aku mencintaimu, itu salah.
Bahwa aku mengharapkanmu, itu dosa.
Bahwa aku mengasakanmu, itu tercela.

Aku tahu...
Bila aku melakukan itu, akan menyakiti hatinya.
Bila aku melakukan itu, akan melukai perasaannya.
Bila aku melakukan itu, akan menyebabkan penderitaan baginya.

Aku tahu... bahwa kamu tahu.
Kamu tahu aku masih mencintaimu.
Kamu tahu aku masih mencemburuimu.
Kamu tahu aku masih sering merindukanmu.
Dan kamu tahu, setiap waktu aku selalu mengingatmu.

Aku tahu... kamu pun masih seperti aku, punya rasa yang sama.
Aku tahu... lebih baik kita diam saja, pura-pura tak tahu.
meski sebenarnya, aku dan kamu tahu... kita masih saling cinta.

Sekali ini saja

Dingin ini seakan enggan melepas peluknya padaku. Bersama sepi aku bercerita.
Malam ini, disini Aku terpaku dalam rasa tawar. Diam yang nanar
Hatiku diburu rasa cemburu.
Salah rasanya...Aku salah merasa
Tak seharusnya rasa itu ada
Buta sepertinya.....mata hatiku seperti buta
Rasaku salah arah.
Untuk cinta yang tak berkesudah
Padahal lama tak ada
Aku salah menempatkan rasa cinta
Tak seharusnya rasa itu ada,
Selayaknya semua itu musnah
Kala aku memilih untuk berlabuh pada sebuah hati yang biru.
Pada sebuah ketulusan yang aku sendiri ragu 'tuk mengakuinya.
Aku yang munafik, sengaja menampik.
Aku menginginkan dia,
Dirinya yang pernah kucampakan dulu...

Saat tak bersamanya, baru aku merasa betapa aku tak mampu tanpanya.
Dan aku menginginkan kembali hal-hal indah dalam hidupku,
Ingin ku membalikkan waktu untuk mengambil kembali apa yang pernah kutinggalkan dan kubuang dulu.
Namun aku tahu, itu tak mungkin.
Aku dan dia, terbentang waktu yang sangat jauh.
Dia adalah bagian terindah dalam hidupku, secuil kisah dalam masa laluku, yang harus kulupakan.
Tapi aku tak ingin,
Biar saja begitu...akan kusimpan kenangan manis itu dalam sudut terindah hatiku
untuk kukenang sekali waktu.
Ketika waktu mulai menggerogoti umurku,
ketika keriput mulai menjalari kulitku,
dan ketika tiba saatku untuk pulang.
Ku ingin bisa mengenangnya sebagai sebuah ucapan salam selamat jalan.
Meski sekali saja, Aku tak ingin pernah berharap untuk bertemu dengannya.
Biar....., biar saja itu cukup kukenang dalam hatiku.
Sebagai rahasia terbesar hidupku.
Sekali ini saja, dan terakhir ini saja aku ingin dia tahu bahwa aku pernah sangat mencintainya.

Malam ini, kututup ceritaku yang pilu untuk berlalu dari manisnya bayang masa lalu.
Selamat Berbahagia Kekasihku.

Sunday, July 26, 2009

Bisnis Mudah Hasilkan Jutaan Rupiah

Bosan dengan segala macam rutinitas pekerjaan anda setiap hari?
Terlalu besar pengorbanan yang anda keluarkan sementara penghasilan anda tak pernah bertambah?
Waktunya sekarang untuk melakukan sebuah perubahan....
Perubahan kecil, bahkan sangat kecil.... sekecil rasa kepercayaan anda saat ini tentang keberhasilan anda dimasa depan.
Dan semua itu ternyata begitu mudah, semudah anda mengucapkan kata "ya" ketika anda disodorkan pertanyaan "maukah anda menjadi kaya raya?"

Ingin jadi kaya raya, dan benar-benar jadi kaya raya.... wujudkan mimpi anda sekarang juga.
Yang harus anda lakukan hanyalah masuk ke link ini :
http://www.dbc-network.com/index.php?id=Primayadian

Dan anda akan melihat sebuah dunia baru, dunia yang sangat mudah dan bukan mustahil untuk mewujudkan mimpi-mimpi anda di masa depan, percayalah....!

Tuesday, June 09, 2009

Surat Terbuka untuk Manohara Odelia Pinot

Untuk Saudariku Tercinta, Manohara.
Salam hangat,
Apa khabar, dek?! semoga Tuhan senantiasa memberimu kekuatan dalam menjalani hari-hari penuh ujian.
Hampir bosan rasanya aku menonton TV di hari-hari belakangan ini, sebab yang ku lihat acara di TV lebih banyak didominasi oleh berita tentang dirimu saja... Banyak ragam, ada yang simpati, ada yang apatis ada yang sebel ada yang gak perduli. Namun telinga hatiku mendengar teriakan suaramu menjerit meminta tolong.... Sepertinya suara itu lebih memanggil kepada para perempuan yang mau perduli dengan nasib sesamanya, namun tak satupun kulihat ada tokoh perempuan yang berpengaruh tampil di garda depan untuk menyambung teriakanmu itu.
Kesal & gemas rasanya hatiku, sampai-sampai aku lebih memilih untuk tidur daripada menonton TV. Akan tetapi rasa dihatiku semakin membuncah, seolah ada dosa yang besar membuatku harus merasa malu, malu pada diriku sendiri. Telingaku tidak tuli, dek... aku tak bisa pura-pura tak mendengar. Mataku tak buta, aku juga tak bisa pura-pura tak melihat.
Kamu dan aku, sama-sama perempuan. Aku dan ibumu, sama-sama memiliki anak perempuan. Bukan tak mungkin, hal yang sama bisa juga menimpaku atau keluargaku. Dan aku tak mampu membayangkan bagaimana jadinya bila hal tersebut terjadi padaku, akankah aku sekuat kalian? rasanya tidak.
Miris hatiku mendengarkan banyak spekulasi berita tentang persoalanmu, rasanya aku ingin memelukmu erat untuk sekedar menyemangatimu agar lebih kuat dan sabar menjalani ujian ini.
Namun aku tak punya apa-apa untuk membantumu, selain rasa simpati. Sekiranya bisa, aku siap mendampingimu untuk menjalani setiap proses hukum yang kamu tempuh sebagai Lawyermu, tapi semua itu ada kode etik yang mengaturnya.
Terakhir ku dengar beritamu, kamu telah menjalani visum. Dan yang aku tahu sudah ada pengacara yang mendampingimu. Mudah-mudahan setiap hal yang menyangkut kepentingan hukummu dapat terbela dengan baik oleh pengacaramu ya... Percalah pada mereka, jadikan mereka sahabatmu yang akan membantu menyelesaikan persoalanmu.
Namun penting untuk kamu tahu, satu-satunya yang dapat membantumu untuk memperjuangkan hak-hak mu adalah kaummu sendiri atau setidaknya mereka yang perduli dengan hak-hak kaum perempuan dan tidak bias gender. Jangan terkecoh dan kecewa lagi, sebab tak semuanya para "pejuang" itu berperspektif gender, sebab selalu ada kepentingan dibelakang mereka. Mudah-mudahan kamu bisa menemukan orang yang benar-benar mau membantumu ikhlas or 'nothing to lose', netral dan tanpa kepentingan dan semua itu juga harus didukung pada kesiapan dirimu untuk "siap kalah", jadi yang penting berjuang dulu. Urusan menang atau kalah, biarkan Tuhan yang atur endingnya.
Untuk kami sampaikan padamu, bahwa kami disini pengacara-pengacara keturunan Bugis siap membantumu.
Semoga Tuhan senantiasa menyertaimu dan bunda dalam kesabaran dan keikhlasan. Amin...
Salam hangat dari kami sekeluarga.
Dian Primayadi, SH

Friday, January 30, 2009

Mari Bantu Sesama

Tadi pagi aku menonton berita di TV One, di Bekasi seorang Ibu yang baru melahirkan belum bisa bertemu dengan anaknya yang baru dilahirkan karena di tahan oleh bidan di klinik tempatnya bersalin hanya karena belum bisa melunasi biaya persalinan sebesar 7 juta 7 ratus ribu rupiah. Bayinya lahir dgn cara caesar, lahir dengan kondisi cacat. Si ibu dan suaminya tersebut hanya berprofesi sebagai pemulung.
Aku nggak bisa bayangkan, sampai kapan mereka mampu mengumpulkan uang sebanyak itu untuk melunasi biaya persalinan, dan sampai kapan si anak harus berpsah dengan sang ibu, padahal dia sangat membutuhkan ibunya terutama ASI sebagai makanannya.
Belum lagi, kebutuhan mereka untuk biaya perawatan si bayi yang cacat itu, bayi tersebut lahir cacat karena pada saat masih dalam kandungan tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk perkembangannya, jadi lahir tidak sempurna.
Bagi kawan-kawan yang ingin memberikan bantuan berupa sumbangan dana, bisa disalurkan ke rekening an. Dian Primayadi
No. Rekening : 157.00.0020077.5
Bank Mandiri KCP Depok Bukit Sawangan.
Saat ini, mereka sangat butuh uluran tangan kita. Bantuan kawan-kawan akan sangat berarti bagi mereka.
Terimakasih atas bantuan kawan-kawan, semoga Allah SWT akan menggantinya dengan balasan yang setimpal, amin.

Demi Perdamaian Dunia ; Ganyang Israel

Klo akhirnya gencatan senjata di Jalur Gaza dan wilayah Tepi Barat hanya sementara saja, buat apa terjadi?! Seolah perdamaian hanyalah mimpi semu bagi rakyat Palestina di kawasan tersebut. Klo organisasi internasional seperti PBB tidak lagi dihiraukan, itu berarti Israel telah dengan tegas menyatakan diri menentang perdamaian dunia, dan masyarakat internasional termasuk hukum-hukum tradisional dan kebiasaan internasional. Oleh karena itu, Israel layak disebut sebagai Bahaya Laten bagi kehidupan perdamaian dunia.
Gak masuk akal hanya karena Israel tidak ikut serta meratifikasi Resolusi PBB kemudian menyebabkan Israel bisa seenaknya melakukan tindakan kejahatan, melakukan serangan senjata membabi buta, melakukan kejahatan perang dan mengganggu kedaulatan negara lain serta mengganggu ketertiban dunia internasional? Dan tak ada satupun hukum internasional yang mampu menyeretnya ke ICJ untuk menjadikannya tahanan kejahatan internasional.
Ini gila kan? Jadi apa gunanya intervensi masyarakat internasional klo Israel menanggapinya sebagai Anjing Menggonggong, menyerang jalan terus...?
Kira-kira apa sanksi yang efektif untuk menyikapi sikap Israel? Kenapa gak dilakukan Holocaust versi terbaru?! Genosida aja Israel. Toh, untuk hal tersebut kita punya alasan pembenar kan, bahwa Israel tidak layak lagi ada ditengah masyarakat Internasional dan tidak baik lagi untuk kehidupan di dunia ini. Jadi, daripada mengorbankan darah manusia tidak berdosa di negeri Palestina, lebih baik musnahkan saja bangsa Yahudi itu dan hilangkan negara Israel. Kenyataannya, Israel itu adalah negeri pemberian dari Inggris untuk bangsa Yahudi pada masa penjajahan Inggris di Timur Tengah. Dan sebenarnya, Yahudi adalah manusia tanpa tanah.
Sebenarnya, saya adalah penganut paham anti rasisme. Tapi, melihat kasus Israel ini, mungkin sekilas sisi rasisme yang muncul dalam pengambilan sikap saya ini. Akan tetapi, sebenarnya adalah justru sebagai bentuk sikap tegas saya menolak rasisme dunia adalah dengan memusnahakan kelompok rasis seperti Yahudi. Demi perdamaian dunia. Semoga Tuhan mengampuni Yahudi, dan semoga Allah SWT bersama kita semua... Amin.

Monday, January 26, 2009

Fatwa MUI : Golput HARAM Hukumnya?! Maksud loe?!

Saya makin bingung lihat tingkah laku MUI akhir-akhir ini, lha kok kerjanya senang banget ngeluarin fatwa HARAM ya?
Kepikiran nggak sih sama orang-orang di MUI bahwa persoalan yang dihadapi bangsa ini lebih pelik dari sekedar persoalan HARAM & HALAL. Kenyataannya hukum HALAL & HARAM adalah sebuah nilai yang menuntut tanggungjawab individu dari manusia yang percaya pada agama, bagaimana dengan manusia yang tidak percaya pada agama (atheis) misalnya? Hari gini bicara HALAL & HARAM, basi kalee?! jangankan persoalan HALAL & HARAM, banyak orang yang sudah nggak mau lagi perduli apakah disekitarnya masih banyak orang miskin dan lapar, orang cacat butuh bantuan, orang sakit butuh pertolongan, balita dari keluarga miskin butuh perbaikan gizi. Buat orang-orang "itu", selama mereka masih bisa makan ya makan aja, gak perduli itu HALAL or HARAM. Meskipun ritual makan yang mereka lakukan termasuk didalamnya Makan sesama, Makan hak orang lain, Makan uang sogokan dan korupsi, buat mereka selama yang mereka makan itu rasanya enak.... Emang Gue Pikirin.
Persoalan dosa & pahala adalah nomor kesekian kesian.... Hari gini, siapa yang perduli sama dosa. Dosa loe mana gue tahu? Dosa gue, apa loe tau? seandainya dosa itu seperti jerawat, setiap orang berbuat dosa/kesalahan, maka tumbuh jerawat di wajahnya atau diseluruh permukaan kulitnya, maka setiap orang akan malu untuk berbuat dosa karena dosa mereka bisa diketahui oleh orang lain. Kenyataannya, persoalan HALAL & HARAM sama dengan persoalan DOSA & PAHALA, sama-sama kembali pada tanggungjawab individu baik kepada ALLAH SWT (vertikal) maupun sesama manusia (horizontal).
Dalam Islam, hal tersebut dikenal dengan Habluminallahu Habluminannas (bener nggak sih tulisannya) yang arti dan maksudnya kurang lebih adalah Baik pada ALLAH, baik pada manusia. Jikalau dalam kehidupan berasyarakatnya, seorang manusia dapat berbuat baik & bertanggungjawab terhadap sesama, sudah barangtentu manusia tersebut mendapat pahala & ridha dari ALLAH SWT. Begitupun sebaliknya, jika manusia baik kepada ALLAH SWT (bukan takut pada azab ALLAH ya...!?) menjalankan setiap perintahNya dan menjauhi setiap hal yang dilarangNya, sudah pasti secara otomatis kehidupan sosialnya akan baik. Karena dekat dengan Sang Maha Pemilik Kebaikan pasti akan terinveksi kebaikan pula.
Sadar nggak sih mereka itu, bahwa manusia punya kepala dan hati masing-masing? Mereka bisa menganalisa, mengexplorasi, merasa & berempati dengan kepala & hati mereka masing-masing. Disinilah kita harus memahami konsep teori Dianisme tentang prinsip Kemerdekaan Individu dan Kebebasan Universal.
Persoalan GOLPUT, atau Golongan Putih dalam pemilu harus dilihat dari sudut pandang yang paling bijaksana dengan mengunakan pisau analisa yang paling sederhana berdasarkan prinsip Kemerdekaan Individu dan Kebebasan Universal. Kita harus melakukan anatomi sosialpolitik untuk melihat dan mengetahui penyebab gejala demam GOLPUT yang terjadi di Indonesia, dimana setiap Pemilu mengalami pembengkakan angka pengidapnya.
Penyebab Golput dapat dibagi menjadi tiga kelompok :
yang pertama adalah karena persoalan administratif. Pertanyaan kuncinya adalah, apakah persoalan administrasi data kependudukan di Indonesia sudah baik & efektif?
yang kedua adalah masalah waktu dan tanggungjawab individu pada pekerjaannya. Pertanyaannya, apakah pemerintah yang menyelenggarakan pemilu dalam pelaksanaannya sudah memperhitungkan waktu yang tepat dan efektif, seperti antrian yang panjang ditiap TPS yang memakan waktu menyebabkan setiap orang harus meninggalkan pekerjaannya, atau rumahnya, atau anak bayinya?!
sudahkah pemerintah memperhitungkan ganti rugi atas waktu yang dibuang oleh para pekerja yang meninggalkan pekerjaannya untuk memilih? saya rasa perlu ada reimburse atau prediem sebagai konpensasi.
sudahkah manajemen keamanan di negeri ini terjamin, sehingga setiap orang yang hendak menyampaikan suaranya dalam Pemilu dapat dengan tenang meninggalkan rumahnya tanpa takut ada pencuri/garong?
yang ketiga adalah persoalan idealisme. Ini butuh kajian yang lebih luas dan spesifik lagi untuk menjawabnya. Sebab, persoalan ini terkait dengan kecewa dan luka kelompok masyarakat yang dalam yang telah ditorehkan oleh para tokoh dagelan politik di negeri ini selama bertahun-tahun. Sehingga, kekecewaan masyarakat kelompok ini berubah menjadi antipati dan menimbulkan rasa tak percaya terhadap pemerintah. Kemudian secara sadar mereka memilih untuk tidak memilih sebab memilih atau tidak, bagi kelompok ini hasilnya sama dengan.
Jadi, persoalan fatwa MUI yang menyatakan GOLPUT itu HARAM hukumnya perlu dipertimbangkan kembali. Sebab jangan sampai MUI keluar dari rel fungsi sebenarnya yakni untuk menjaga terlaksananya kehidupan umat beragama yang baik, namun kemudian berubag menjadi mesin politik parpol dengan menggunakan kewenangannya untuk mempolitisir fatwa dalam kehidupan masyarakat beragama.
Perlu diingat, masalah agama HARAM hukumnya untuk dipolitisasi. Agama boleh mengintervensi persoalan politik sebatas pada wilayah akhlak para pelakunya, meskipun hal tersebut masih dipertanyakan efektifitasnya karena kembali lagi kepada kemampuan tanggungjawab individu terhadap agamanya.
Jadi sudah sangat jelas, bahwa fatwa MUI yang mengharamkan GOLPUT itu tidak sesuai dengan prinsip kemerdekaan individu dan kebebasan universal. Memilih adalah HAK bukan kewajiban. Siapapun boleh menggunakan Haknya tanpa ada paksaan dan tekanan termasuk untuk tidak menggunakan Haknya.
Ngomong-ngomong, emangnya MUI sudah kehabisan kerjaan ya?! kok iseng banget sih ngeluarin fatwa karet kayak begitu, manusia manapun pasti akan menolak fatwa tersebut karena melanggar Hak Asasi Manusia, tau?! Padahal agenda nasional masih banyak loh yang perlu diselesaikan, diantaranya : korupsi, korban LAPINDO, pergaulan bebas, HIV/AIDS, KDRT.
Kenapa MUI tidak mengeluarkan fatwa seperti ini, misalnya :
1. Halal darah KORUPTOR untuk ditumpahkan.
2. Halal bagi korban LAPINDO untuk mengambil harta Bakrie.
3. HARAM hukumnya membiarkan para pengidap HIV/AIDS hidup terlalu lama dalam penderitaan, boleh disuntik mati aja.
4. Haram bagi suami/ayah untuk melakukan pemukulan/penganiayaan terhadap istri dan anaknya.
atau yang lebih keren lagi misalanya : Tunduk Tertindas atau Bangkit Melawan sebab Golput Tidak HARAM.... (hehe..he...)
Hal tersebut lebih manusiawi loh, ketimbang ngurusin persoalan yang nggak jelas kayak Rokok dan Golput. (Sejujurnya, gue nggak yakin persoalan Rokok benar-benar dilaksanakan oleh para anggota MUI...)
Kalo MUI bisa ngeluarin fatwa, kok GOLPUT nggak?!
jangan-jangan ntar GOLPUT ngeluarin fatwa juga yang isinnya : Fatwa MUI HARAM untuk didengar. Nah loe!?

Tuesday, January 06, 2009

Fuckyou Israel.....!!!

Pagi ini, aku kembali dipaksa untuk meneteskan airmata didepan kotak ajaib yang bernama televisi. Tayangan berita internasional yang aku saksikan dari jendela dunia itu benar-benar mengiris hati manusia beriman dibelahan dunia manapun. Israel, monster yahudi abad ini benar-benar telah melakukan aksi serangan membabi buta terhadap kelompok Hamas di Jalur Gaza, yang kini telah menjadi lautan darah, airmata dan gelimpangan mayat-mayat manusia.
Informasi terakhir tanggal 7 January 2009, 680 (enam ratus delapan puluh) jiwa warga Palestina di Jalur Gaza tewas dan 3.000 (tiga ribu) lainnya terluka. Belum ada tanda-tanda akan terjadinya gencatan senjata oleh Israel terhadap warga Palestina pendukung Hamas yang ada di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Apa yang telah dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza, merupakan sikap ketidakpedulian Israel terhadap aturan hukum internasional yang ada yakni pelanggaran terhadap Hukum Humaniter Internasional (Hukum Perang).
Salah satunya yakni kejahatan internasional yang dilakukan oleh Israel adalah melakukan serangan terhadap warga sipil, sebagaimana terdapat dalam yurisdiksi Piagam Mahkamah Internasional di Nurenberg yakni ;
  1. Kejahatan atas perdamaian (crimes against peace) termasuk persiapan-persipan atau pernyataan perang dan agresi.
  2. Kejahatan perang (war crimes) termasuk didalamnya pelanggaran atas hukum-hukum perang tradisional dan hukum kebiasaan perang.
  3. Kejahatan terhadap Kemanusiaan (crimes against humanity) yakni segala bentuk kekejaman yang dilakukan terhadap penduduk sipil (non-combatant) selama perang berlangsung.
Pada dasarnya, perang itu memang kasar dan keras, namun dibalik kekasaran dan kekerasan yang terdapat dalam perang tetap menuntut adanya kewajaran dan tindakan yang tidak berlebih-lebihan. Oleh karenanya, setiap tindakan yang terjadi diluar kewajaran dan berlebih-lebihan didalam perang merupakan suatu kejahatan perang (war crimes). Kejahatan perang dilakukan oleh para pihak dengan sengaja melanggar peraturan-peraturan perang (violations of the rule of warfare). Sebagaimana yang terdapat dalam Konvensi Geneva (1949) beserta Protokol Tambahan I & II (1977) yang mengatur tentang perang atau konflik bersenjata.
Kejahatan perang adalah segala bentuk pelanggaran atas Hukum Humaniter Internasional yang kemudian melahirkan tanggungjawab kriminal individu. Konvensi Geneva dan adanya Protokol Tambahan I & II turut memperluas proteksi Hukum Humaniter Internasional didalam terjadinya konflik internasional.
Kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina dalam hal ini kelompok Hamas, harus benar-benar disikapi serius oleh seluruh kalangan dunia internasional, bukan hanya Dewan Keamanan PBB. Semua negara harus mengecam tindakan agresi militer yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Dimana Israel telah melakukan serangan brutal terhadap warga sipil di Tepi Barat & Jalur Gaza sebagai objek atau korban serangan yang disengaja.
Salah satu sikap konkrit yang dapat dilakukan oleh negara-negara yang mendukung perdamaian dunia adalah melakukan embargo dan menghentikan kerjasama terhadap Israel sebagai desakan untuk melakukan gencatan senjata di Jalur Gaza. Sebagaimana sikap Venezuela (Presiden yang pemberani & tegas dalam bersikap: Hugo Chavez) yang telah mengusir duta besar Israel sebagai bukti ketidakberpihakan Venezuela terhadap sikap arogan Israel di Jalur Gaza. Sikap Venezuela kemudian diikuti oleh Kelompok Hizbullah dari Lebanon yang ikut menyerang dan mengirim roket ke Israel.
Siapa itu H A M A S?
Hamas, kependekan dari Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah, yang secara harafiah berati “Gerakan Perlawanan Islam”. Diambil dari sebuah kata dalam bahasa Arab yang berarti “ketekunan”. Hamas adalah sebuah kelompok politik militan di Palestina yang berhaluan Isalamis. Yang pembentukannya pada tahun 1987 bertujuan untuk melakukan perlawanan terhadap pendudukan Israel di Palestina.
Hamas yang secara ekstensif menjalankan program-program sosial seperti ; mendirikan rumah sakit, membangun sarana dan fasilitas pendidikan dan saran-sarana publik lainnya disepanjang wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza, berhasil tampil populis dan meraih dukungan masyarakat Palestina. Buah dari kerja kerasnya ini terlihat pada tahun 2006, dimana partai ini berhasil memenangkan pemilu parlemen Palestina mengalahkan mengalahkan Fatah dengan perbandingan 70:30 suara.
Kemenangan Hamas ini menjadi pemicu konflik antara Hamas dan Fatah, yang menjadikan Fatah menggandeng Israel untuk mematahkan kekuatan Hamas.
Hamas dimasukkan kedalam daftar organisasi teroris oleh Canada, European Union (Austria, Belgia, Bulgaria, Cyprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Malta, Belanda, Polandia, Portugal, Romania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Inggris), Israel, Jepang, dan Amerika Serikat serta dilarang di Yordania. Sementara Australia dan Inggris menyatakan teroris hanya berada pada sayap militer Hamas.
(Baca juga Hamas dan syarat naif barat klik :
Hamas yang dikenal sebagai faksi garis keras dan menggunakan jihad (perang) sebagai salah satu ideologi politiknya sebenarnya pada masa lalu mempunyai wajah lain yang moderat. Menurut Shaul Mishal dan Avraham Sela dalam The Palestinian Hamas, sebenarnya Hamas memiliki pengalaman ditengah konflik, yakni saat dimana Hamas mau berdamai dengan Organisasi Pembebasan Palestina yang dipimpin mendiang Yasser Arafat. Mereka menganut paham tentang larangan berperang di antara sesama warga Palestina (hurmat al-qital al-dakhily).
Hamas sengaja menghancurkan kota Israel, menduduki wilayah Israel dan mendirikan kota Islam Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Hamas menyatakan: “Tidak ada solusi lain untuk Palestina kecuali Jihad”.
Hamas menyatakan bahwa konflik yang terjadi saat ini bukanlah konflik dengan latar belakang agama atau bangsa tetapi merupakan murni dengan kepentingan politik negara. Meskipun dalam banyak pernyataannya Hamas dengan fasih mengemasnya dengan penuh teori konspirasi anti Yahudi.

Imunisasi HIB

Hari ini, Malika sudah di imunisasi Vaksin Hib.
Imunisasi LILnya (Lima Imunisasi Lengkap) Malika sudah hampir semuanya selesai, hanya campak saja yang kurang.
Insya ALLAH, bulan depan saat Malika umur 9 (sembilan) bulan sudah bisa imunisasi campak.
Apa itu Hib?
Hib adalah singkatan untuk Haemophilus influenzae type b, sejenis bakteria yang menyebabkan penyakit yang dapat berakibat fatal, seperti: Radang selaput otak ( Meningitis) -jangkitan pada selaput otak dan saraf tunjang Radang paru- paru (Pneumonia) - jangkitan pada paru- paru Radang epiglotis ( kerongkong ) - jangkitan pada epiglottis Keracunan darah ( septicaemia ) - jangkitan darah Radang sendi – yang merupakan bagian dari jenis Penyakit Hib, sedangkan jangkitan HIV dan Hepatitits B BUKAN merupakan penyakit yang sama.
Vaksin pencegah Hepatitis B adalah vaksin Hepatitis B sedangkan unttuk penyakit Hib adalah vaksin Hib.

Mengapa berbahaya?
Hib mudah berjangkit terutama dikalangan anak-anak. Biasanya akan berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Jangkitan Hib pada selaput otak bisa mengakibatkan cacat otak permanen.
Siapa saja yang bisa terjangkit penyakit Hib?
Penyakit Hib seringkali menjangkiti kalangan kanak- kanak dibawah umur 5 tahun. Resiko paling tinggi dapat terjadi dikalangan kanak- kanak berumur kurang dari 1 tahun. Bila disekitarnya ada yang mengidap/terjangkiti virus Hib, hal tersebut dapat meningkatkan resiko tertular Hib. Bayi yang memperoleh ASI, mendapat perlindungan lebih dari resiko terjangkit penyakit Hib, akan tetapi imunisasi masih tetap diperlukan untuk perlindungan maksimal.
Bagaimana penyakit Hib menular?
Penyakit Hib bisa ditularkan oleh manusia lewat batuk atau bersin. Selain itu juga melalui kuman/kotoran yang terdapat pada mainan yang dimasukkan kedalam mulut. Biasanya bayi diantara umur 3-9 bulan, ketika masa tumbuh gigi akan senang memasukan barang-barang mainannya kedalam mulut, hal ini penting diperhatikan oleh para orangtua.

Bagaimana pencegahannya?
Penyakit Hib bisa dicegah melalui imunisasi Hib. Imunisasi Hib tidak dapat melindungi kanak- kanak dari penyakit yang disebabkan oleh bakteria/ virus yang lain. Kanak- kanak masih bisa terjangkiti mungkin penyakit radang paru- paru, radang selaput otak atau selesma. Kapan imunisasi Hib diberi?
Pada semua bayi berumur 2, 3 dan 5 bulan perlu diberi imunisasi Hib Imunisasi Hib diberikan sebanyak 3 dos.
Dengan dosis : umur 2 bulan Dos 1,
3 bulan Dos 2,
5 bulan Dos 3

Bagaimana imunisasi Hib diberi?
Imunisasi Hib diberikan dengan cara suntikan dibagian otot paha. Imunisasi ini bisa diberikan dalam satu suntikan bersama imunisasi Difteria, Pertussis dan Tetanus (DPT). Juga boleh diberikan bersama imunisasi lain seperti imunisasi Hepatitis B.
Apakah ada efek sampingnya?
Imunisasi Hib adalah AMAN. Efek samping yang mungkin timbul biasanya sifatnya ringan dan tidak berbahaya sakit, bengkak dan kemerahan boleh berlaku ditempat suntikan. Ini selalunya berlaku dari 1hingga 3 hari selepas imunisasi. Kadangkala, kanak- kanak boleh juga mendapat demam untuk masa yang singkat selepas imunisasi. Hal ini sangat biasa dan wajar dibanding bila terjangkit penyakit Hib atau komplikasinya.
Sekedar informasi :
Dirumah sakit Hermina Jatinegara, biaya untuk Vaksinasi HIB adalah sebesar Rp. 205.900. Sedangkan biaya jasa imunisasi Rp. 25.000, belum termasuk biaya konsultasi dokter spesialis anak. (Info harga per Januari 2009)
Dan akhirnya, nggak terasa anakku sudah besar. Bertambah besar, tambah sehat, tambah cantik dan pasti tambah pintar. Malika sudah bisa bicara. Kosakatanya sudah cukup banyak, seperti mama-papa-kaka-ayah-engga ah-emam. Sayangnya, aku tak ingin dipanggil mama oleh Malika, tapi Bunda. Dan Malika belum bisa menyebut kata Bunda dengan baik meskipun sudah berusaha seperti :mbu-bumbu-bu_a. (Usaha yang baik, sayang!)

Seiring waktu, aku melihat detik demi detik pertumbuhan anakku. Banyak hal-hal menakjubkan yang aku saksikan dalam proses pertumbuhannya. Semakin dalam aku merasakan kebahagiaan dan keharuan dalam pengalaman pertamaku menjadi seorang ibu. Begitu indah.

Namun, semakin besar putriku bertumbuh, semakin besar pula rasa khawatir dalam hatiku. Mengingat jaman yang semakin tak ramah, pergaulan dan teror masa depan yang seperti momok bagi setiap orangtua terhadap anak putrinya. Ketakutan yang paling besar dalam diriku adalah ketika pertanyaan ini muncul : "Sanggupkah kami menjadi orangtua yang baik bagi Malika, membesarkan, menjaga dan mendidiknya menjadi manusia dan senantiasa mencukupi kebutuhannya dengan baik?!" Insya Allah, ini amanah Allah SWT bagi kami, setulus hati, sekuat tenaga, sepanjang umur akan kami jaga semata-mata demi memperoleh RidhoNya. amin.....

Wednesday, December 17, 2008

Mengajar Bayi Membaca - Metode Glenn Doman


Membaca merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan manusia sebagai mahkluk beradab. Sebagai satu-satunya mahkluk didunia ini yang memiliki akal budi, membaca adalah aktivitas yang menuntut fungsi tertinggi dari otak manusia. Sebab cuma manusia yang membaca. Membaca merupakan aktivias paling penting dalam hidup, yang mana bahwa semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Manusia, mulai dapat membaca sebuah kata ketika usia mereka satu tahun, sebuah kalimat ketika berusia dua tahun, dan sebuah buku ketika berusia tiga tahun kemudian mereka menyukainya.

Pada 1961 satu tim ahli dunia yang terdiri atas, dokter, spesialis membaca, ahli bedah otak dan psikolog mengadakan penelitian "Bagaimana otak manusia berkembang?". Hal ini kemudian berkembang menjadi satu informasi yang mengejutkan mengenai bagaimana manusia pada usia dini mulai belajar, apa yang mereka pelajari, dan apa yang bisa mereka pelajari.

Dari hasil penelitian ini juga didapatkan bahwa ternyata manusia yang mengalami cedera otak-pun dapat membaca dengan baik pada usia tiga tahun atau bahkan lebih muda lagi. Jelaslah bahwa ada sesuatu yang salah pada anak-anak sehat, jika di usia ini belum bisa membaca.

Penelitian tentang Otak Anak
Bagi otak tidak ada bedanya apakah dia 'melihat' atau 'mendengar' sesuatu. Otak dapat mengerti keduanya dengan baik. Yang dibutuhkan adalah suara itu cukup kuat dan cukup jelas untuk didengar telinga, dan perkataan itu cukup besar dan cukup jelas untuk dilihat mata sehingga otak dapat menafsirkan. Kalau telinga menerima rangsang suara, baik sepatah kata atau pesan lisan, maka pesan pendengaran ini diuraikan menjadi serentetan impuls-impuls elektrokimia dan diteruskan ke otak yang bisa melihat untuk disusun dan diartikan menjadi kata-kata yang dapat dipahami.

Begitu pula kalau mata melihat sebuah kata atau pesan tertulis. Pesan visual ini diuraikan menjadi serentetan impuls elektrokimia dan diteruskan ke otak yang tidak dapat melihat, untuk disusun kembali dan dipahami. Baik jalur penglihatan maupun jalur pendengaran sama-sama menuju ke otak dimana kedua pesan ditafsirkan otak dengan proses yang sama.